Kamis, 01 Mei 2014

Wahai Al Ghazi

Izinkan diri tertunduk dihadapmu Izinkan diri untuk meminta kemurahan hatimu Izinkan lisan untuk ucap kata maaf kepadamu Maafkan tangan ini telah menggenggammu terlalu erat Maafkan kaki ini yang telah membawamu pada jalan maksiat Maafkan diri telah kotori cinta fitrah dari Illahi, Sungguh, hina nya raga dan jiwa ini. daku telah menduakan Cinta kepada Rabbku, Padahal, jelas sang pencipta perintahkan untuk tundukan pandangan kepada yang bukan muhrimku Betapa munafiknya hati ini, dulu ku proklamasikan bahwa Allahlah yang bertahta dalam jiwa, Allah lah yang segumpal daging ini cinta, tapi mengapa sikap masih saja tak senada bahkan bukan hanya sekedar memandang tapi berduaan ya raabb sungguh betapa durhakanya hambamu ini, ya Allah betapa tak tau malunya mahlukmu ini, kata cinta itu seharusnya ku ucapkan hanya untukmu Illahi, syair cinta itu seharusnya hanya dilantunkan kepadamu ya Allah. wahai Al GHAZI hati tak menyesal punyai cinta kepada insan beriman sepertimu, karena cinta anugerah dari yang Maha Kuasa tetapi ku menyesal mengapa diri ini terlalu jauh untuk mengutarakan, terlalu berlebihan dalam penuhi keinginan hati. mengapa sedikit saja tak bisa ku jaga perasaan ini, mengapa tak secuil pun dapat ku hijab hati ini, hanya untuk Illahi Rabbi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar