Jumat, 03 Mei 2013

cerita Abunawas :D -DILARANG RUKUK DAN SUJUD-



DILARANG RUKUK DAN SUJUD
(Senyum Sejenak,MI)

Abunawas yang merupakan sahabat setia khalifah Harun Ar-Rasyid, seakan ingin menghukum mati Abu Nawas saja begitu mendengar kabar kalau si Abunawas telah banyak menyebarkan fitnah, larangan rukuk serta sujud dalam sholat. Sebuah fatwa yang menggemparkan saat itu di kerajaan yang dipimpin Raja Harun Ar-Rasyid.

"Hmmm...Abu Nawas sudah keterlaluan, bukankah dalam islam fatwa seperti itu menyalahi ajaran islam. Hukumannya adalah penggal kepala," guman Raja Harun Ar-Rasyid.

Sebelum Abu Nawas dipanggil, untung saja salah seorang kawan setia Abunawas memberikan saran kepada raja untuk melakukan konfirmasi terlebih dahulu sebelum bertindak.

Akhirnya Abu Nawas dipanggil dan dimintai keterangan terlebih dahulu sebelum dipancung.

"Wahai Abu Nawas, apakah benar engkau berpendapat tidak perlu rukuk dan sujud dalam shalat," tanya Raja.
"Benar, Baginda Raja," jawab Abu Nawas.

Raja Harun kembali bertanya,
"Benarkah engkau berkata kepada masyarakat bahwa Raja Harun suka membuat ftinah?" tanya Raja.
"Benar Paduka," jawab Raja.
Sontak saja Raja Harun berteriak dengan keras dan menggelegar.

"Engkau memang pantas dihukum mati karena melanggar syariat islam dan menyebarkan fitnah tentang junjunganmu," teriaknya.

"Tunggu dulu Baginda, memang aku tidak menolak atas dua pendapat tadi, namun sepertinya kabar yang sampai kepada Paduka tidak lengkap dan seolah-olah aku berkata salah, aku merasa seakan difitnah," jelas Abu Nawas membela diri.

"Wahai Abu Nawas, apa maksudmu? Janganlah membela diri, engkau telah mengaku dan mengatakan kabar itu benar adanya," kata baginda.

Abu nawas segera beranjak dari tempat duduknya, lalu menjelaskan duduk persoalannya

"Wahai Paduka Raja, aku memang melarang rukuk dan sujud, tapi dalam shalat apa? Waktu itu aku menjelaskan dalam shalat jenazah, yang memang tidak perlu ada rukuk dan sujud," jelas Abu Nawas.

Sang Khalifah Harun Ar-Rasyid mencoba mencerna apa yang dikatakan oleh Abu Nawas. Meski sebelumnya emosinya mulai muncul, namun Raja membenarkan apa yang menjadi pendapat Abu Nawas tersebut.

"Lalu bagaimana tentang fitnah yang engkau iyakan?" tanya Raja.

Oh saat itu aku sedang membacakan arti Surat Al-Anfal ayat 28 yang berbunyi sebagai berikut,

"Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai fitnah/cobaan dan Sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar."

"Nah, tuan Raja sebagai seorang ayah termasuk juga hamba yang memiliki banyak anak-anak, bukankah itu namanya membuat fitnah ?," lanjut Abu Nawas.

Begitu mendengar penjelasan Abu Nawas yang sekaligus kritikan, Khalifah Harun Ar-Rasyid tertunduk malu, menyesali dan menyadari.

Akhirnya, Abu Nawas bebas dari hukuman bahkan mendapatkan penghargaan dari sang khalifah Raja Harun Ar-Rasyid.


Istilah Makanan Yang Berkaitan Dengan Babi :)

Mungkin banyak umat Islam tidak tahu bahwa label label yang bertulis 'This product contain substance from porcine.Sebenarnya bermaksud 'Produk ini mengandungi bahan daripada babi. Selain itu, antara label yang kerap digunakan adalah 'The source of gelatin capsule is porcine' yang bermaksud 'Kapsul dari gelatin babi.

Berikut antara istilah sains yang digunakan dalam produk yang mengandungi unsur babi:

1. Pork: Istilah yang digunakan untuk daging babi di dalam masakan.

2. Swine: Istilah yang digunakan untuk keseluruhan kumpulan spesis babi.

3. Hog: Istilah untuk babi dewasa, berat melebihi 50 kg.

4. Boar: Babi liar.

5. Lard: Lemak babi yang digunakan bagi membuat minyak masak dan sabun.

6. Bacon: Daging hewan yang disalai, termasuk babi.

7. Ham: Daging pada bagian paha babi.

8. Sow: Istilah untuk babi betina dewasa (jarang digunakan).

9. Sow Milk: Susu babi.

10.Pig: Istilah umum untuk seekor babi atau sebenarnya bermaksud babi muda, berat kurang daripada 50 kg.

11.Porcine: Istilah yang digunakan untuk sesuatu yang berkaitan atau berasal dari babi. Porcine sering digunakan di dalam bidang perobatan untuk menyatakan sumber yang berasal dari babi.

Sebarkan kepada semua saudara-saudara kita agar lebih berhati-hati. Semoga Allah S.W.T akan membalas jasa baik anda dan semoga Allah memelihara kita di dunia dan di akhirat.


Sumber : "KATA-KATA HIKMAH".

La Tahzan ( Jangan Bersedih ) :)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Apabila semua yang kita lakukan tidak membuahkan hasil dan tidak tahu lagi apa yang akan kita lakukan....Ingatlah kita masih bisa bersandar pada DIA Yang Maha Pengasih.

Apabila hidup diselubungi kegelapan.... Carilah cahaya itu dari DIA Yang Memberi Cahaya.

Apabila dibelenggu masalah sedangkan tiada satupun yang mau membantu....Ingatlah pada DIA yang tak pernah melukai hati kita...DIA Yang Maha Baik dan Maha Adil.

Apabila hati terluka dan sakit, menumbangkan segala harapan.... Jangan berputus asa karena DIA melihat segala-galanya.

Apabila lemah tak berdaya, sedangkan perjalanan masih jauh yang harus ditempuh...... Carilah kekuatan itu dari DIA Yang Maha Perkasa.

Apabila hidup ini dirasakan seperti beban, bangunlah semangat kita dengan keyakinan akan Iradat-Nya.

Apabila jalan di depan berselimut mendung, sedangkan tiada siapapun yang sudi menemani... Carilah jalan lurus itu dari DIA Yang Satu-satunya Panduan Hidup.

Apabila orang-orang di sekeliling tidak mau mendengar suara dan keluh kesah kita... Jangan merasa kecewa karena DIA Maha Mendengar.

Apabila kita dalam kedukaan, sedangkan tak ada tempat untuk melarikan diri.... Mengadulah kepada Dia Yang Maha Esa .

Apabila kesendirian dan kedukaan tiada penghujung.... Serahkan diri pada DIA satu-satunya tempat bergantung harapan nyata.

Apabila hati terluka lagi dan diri dihantui kebimbangan....ingatlah bahwa DIA bersama orang-orang yang sabar.

Semangatlah saudaraku.....La Tahzan. Lakukan semua hanya karena Allah.


sumber : Menata Akhlaq Menuju Ridha dan Cinta-NYA II