Alhamdulillah... akhirnya, setelah kurang lebih 1 jam kereta Api membawa aku dan dua temanku sampai di stasiun kereta api Rancaekek Bandung. 10 hari kedepan kami akan berada di daerah ini, Sanlat 10 hari 1 juz di pesantren miftahul khoer yang mengundang kami untuk menghabiskan liburan kali ini.
21 Desember 2015.
Senin, hari pertama kami disini. semua peserta dibagi menjadi beberapa halaqah (kelompok). kelompokku hanya terdiri dari 3 orang, aku, Raihan, dan Adkhilni, Mentor kami mulai membimbing untuk saling memperkenalkan diri, kami mendapat mentor bernama Fatimah Az Zahra, nama yang indah bukan?
hari pertama, berarti setoran hafalan pertama...
1 juz ada 10 lembar, maka kami harus mampu menghafal minimal 1 hari 1 lembar, bagiku ini hal yang baru, pertanyaan apakah aku mampu ? selalu ada yang meyakinkan ya! ini tantangan...
Rabb, mudahkanlah aku..
inilah lembar pertama, nampaknya kesulitan mulai menghampiriku, Allah nampaknya menguji kekuatan ikhlas dan sabarku.
saat penyetoran, lidahku terbata bata banyak ayat yang lupa, dan huruf yang tidak sesuai. Semua ini membuatku mengeluh, "mengapa sulit?". padahal sebelumnya aku merasa bahwa semuanya telah aku hafal, tapi mengapa tiba tiba menghilang? bahkan ingatanku tak bisa mendeteksi jejak hafalan yang sebelumnya aku hafal. ya Rabb, ada apa ?
malamnya aku adukan hal ini pada ka Fatimah, lalu ka Fatim berkata " Sulit itu karena hadiahnya surga.. menghafal Qur'an bukan karena kita pintar, cerdas, kuat hafalan, atau yang lainnya. Memang itu berpengaruh tapi tetap yang menentukkan segalanya itu Ridho Allah, Kemudahan dari Allah, atas IzinNya. Gak ada satu ayat pun yang dapat kita hafal kecuali atas izin Allah swt"
aku diam. menyadari ada yang salah pada diri ini. aku terlalu sombong! diri merasa bahwa diri mampu hanya karena usaha diri sendiri, tanpa memikirkan ada zat yang Maha Besar dan Maha Menentukkan. Allah maafkan hambaMu.
hari hari selanjutnya aku jalani dengan selalu berusaha untuk meluruskan niat ini.
10 hari bukan waktu yang singkat, bukan juga waktu yang cukup lama.. ada saja ujiannya ketika ingin mulai menghafal, terutama ujian hati. nafsu sering sekali membuat kami lengah dan terjebak.
Rabb.. tapi kami tahu ada Engkau yang selalu mengabulkan do'a dan memudahkan hambaNya, Engkau tengah menguji sejauh mana kami dapat menjalani proses yang berliku ini, sejauh mana hati bertahan untuk ikhlas dan istiqomah mengharap keridhoanMu..
Jalan ini masih panjang, dan penuh perjuangan, menghafal Qur'an berarti menjalankan proyek seumur hidup, ya! proyek yang amat mulia..
Bagai menyusun mutiara mutiara pada mahkota, meletakkannya perlahan dan sangat hati hati, saat hampir sampai pada mutiara kedua, namun mutiara pertama jatuh.maka kita perlu bersabar untuk menyusunnya kembali.. begitu seterusnya berusahalah utuk terus memperbaiki dan memperindahnya, sabarlah hingga mahkota memiliki 30 mutiara.
hari hari selanjutnya aku jalani dengan selalu berusaha untuk meluruskan niat ini.
10 hari bukan waktu yang singkat, bukan juga waktu yang cukup lama.. ada saja ujiannya ketika ingin mulai menghafal, terutama ujian hati. nafsu sering sekali membuat kami lengah dan terjebak.
Rabb.. tapi kami tahu ada Engkau yang selalu mengabulkan do'a dan memudahkan hambaNya, Engkau tengah menguji sejauh mana kami dapat menjalani proses yang berliku ini, sejauh mana hati bertahan untuk ikhlas dan istiqomah mengharap keridhoanMu..
Jalan ini masih panjang, dan penuh perjuangan, menghafal Qur'an berarti menjalankan proyek seumur hidup, ya! proyek yang amat mulia..
Bagai menyusun mutiara mutiara pada mahkota, meletakkannya perlahan dan sangat hati hati, saat hampir sampai pada mutiara kedua, namun mutiara pertama jatuh.maka kita perlu bersabar untuk menyusunnya kembali.. begitu seterusnya berusahalah utuk terus memperbaiki dan memperindahnya, sabarlah hingga mahkota memiliki 30 mutiara.