Dimanapun aku, siapapun aku nanti, jadikan aku seperti
yang ENGKAU mau wahai Tuhanku.
Aku telah tau, bahwa sesuatu dikerjakan bukan untuk
mendapatkan sesuatu tapi hanya untuk dekat denganMU, mengharap ridhaMU, dengan
setulus dan seikhlas hati hambaMU.
Dulu ambisiku begitu penuh untuk dapatkan bintang
hidupku.
tanpa pedulikan bahwa ada ENGKAU yang telah goreskan
garis kehidupan.
niat ini terlanjur salah saat awal perjuangan,
kupaksakkan apa yang menjadi inginku, tanpa pernah
bertanya bagaimana pendapatMU
tangan meraba raba, jemari mencari cari, kemana kepingan
mentari yang akan beri semangat lagi
menatanya agar mampu membuat kaki ini kuat berdiri
sejujurnya hati ini lelah mencari kemana jati diri,
menjawab setiap pertanyaan akan kemana aku bawa hidup ini.
Wahai Sang Pemilik Semesta, aku HambaMU yang hanya bisa
merangkai asa tanpa dasar sekuat yang mereka bisa
kaki ini selalu menyalahi langkah, kadang sanubari takut
untuk kembali bermimpi, karna aku tau terlalu banyak lisan ini berucap, tanpa
pernah menyadari apa yang selanjutnya terjadi.
dimana akan aku pijakkan kaki, yang disana dapat ku ukir
sejarah yang mungkin akan banyak diteladani, saat aku telah tiada di muka bumi
ini ?
bagaimana jika besok aku tak punya waktu lagi ? untuk
bahagiakan orang yang ku cintai ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar